skip to main | skip to sidebar

The Magic Komputer

By Rizal Fauzi

  • Entries (RSS)
  • Comments (RSS)
  • Home
  • About Us
  • Archives
  • Contact Us

Promo

Printer and PC

Senin, 02 Agustus 2010

Terapi untuk mengatasi Komputer yang nge-HANK

By Tentang Semua Komputer di 05.25

Terapi untuk mengatasi Komputer yang nge-HANK

Mungkin Anda pernah mengalami komputer Anda tiba-tiba mouse pada layar tidak dapat digerakkan (hank)?!?! Ya…itu yang dinamakan komputer sedang Hank (tidak dapat digerak-gerakkan), dan jalan satu-satunya Anda harus merestart komputer tersebut. Kenapa ya ini bisa terjadi??? Berikut akan saya jelaskan kenapa komputer yang kita gunakan bisa nge-hank.

1. Beban Komputer yang sangat Berat. Komputer dengan spesifikasi pas-pasan, ketika dipaksakan untuk keperluan komputasi yang sangat berat bisa menyebabkan hank, dan ini biasanya merupakan faktor yang utama. Misalnya kita menjalankan banyak aplikasi secara bersamaan, seperti Microsoft Office Word, Winamp, CorelDraw, Photoshop dan Photopaint secara bersamaan, sedangkan spesifikasi komputer yang kita miliki hanya pas-pasan. Pengalaman saya pribadi, waktu itu saya menjalankan multi aplikasi seperti diatas, tiba-tiba komputer saya hank terus mati, selidik punya selidik ternyata processor saya terbakar…hee….

Jadi pergunakan komputer sesuai dengan spesifikasi hardware komputer tersebut. Jangan memaksa komputer diatas kemampuannya.

2. Komputer yang terlalu Panas. Suhu pada CPU juga dapat menyebabkan komputer menjadi hank. Pemakaian aplikasi yang banyak secara bersamaan akan membutuhkan banyak daya dari power supply, kerja processor pun akan meningkat. Semakin tinggi processor bekerja maka panas yang dihasilkan pun semakin tinggi. Suhu normal untuk sebuah processor sekitar 40-60 derajat celcius, dan suhu maksimal sekitar 80-90 derajat celcius. Jika panas processor melebihi suhu maksimalnya, maka komputer akan hank, dan bisa juga processor Anda akan terbakar. Jika Anda menggunakan pendingin processor standar bawaan dari pembelian processor, sebenarnya pendingin ini sudah cukup untuk mendinginkan komputer, lain halnya jika Anda menggunakan komputer untuk keperluan yang berat, maka Anda perlu mengganti pendingin processor dengan yang lebih bagus (pendingin processor=heatsink). Kemudian untuk suhu didalam Cassing sendiri harus terjaga, sirkulasi udara yang keluar masuk harus benar-benar diperhatikan, tambahkan kipas pendingin tambahan jika perlu. Semakin rendah suhu didalam Cassing maka komputer maka akan semakin baik.

Jadi periksalah suhu komputer Anda, pastikan suhu didalam cassing dan suhu pada processor tidak terlalu panas, jika perlu copotlah cover cassing bagian samping (salah satunya saja) agar sirkulasi udara tetap lancar.

3. Hardware yang tidak Kompatible. Ada beberapa komponen komputer yang tidak cocok (compatible), seperti processor yang tidak cocok dengan mainboard, atau VGA tidak cocok dengan mainboard, atau memory yang tidak cocok dengan mainboard. Belum tau juga apa sebabnya komponen-komponen tersebut bisa tidak cocok, tapi kemungkinan ini memang sangat jarang, dan saya pernah mengalami hal seperti ini, waktu itu komputer masih agak jadul, pake processor AMD Duron, ketika saya install Windows XP sering hank, kemudian saya ganti Windows ME lancar-lancar saja. Ada juga teman membeli komputer satu set, komputernya sering hank, ketika di serviskan ternyata VGA-nya tidak cocok dan terpaksa diganti. Pastikan komponen-komponen komputer yang Anda tanamkan pada mainboard sesuai dengan spesifikasi mainboard Anda. Kemungkinan paling besar akibat yang ditimbulkan dari komponen yang tidak kompatible adalah munculnya BLUE SCREEN.

Jadi, periksa dulu spesifikasi setiap komponen komputer yang akan Anda beli/ yang sudah Anda miliki, pastikan antara komponen memang benar-benar saling mendukung dan setara.

4. Software yang tidak Kompatible dengan Windows. Aplikasi-aplikasi yang Anda install pada windows tidak semuanya kompatible dengan sistem Anda. Ada beberapa software yang kadang bentrok dengan sistem operasi Anda, semisal aplikasi tersebut tidak cocok dengan versi windows yang Anda gunakan, atau register dari software tersebut telah rusak. Hal ini juga dapat menyebabkan komputer menjadi hank, karena ketika Anda menjalankan aplikasi yang rusak tersebut, komputer akan mulai memprosesnya, ketika itu file yang dibutuhkan tidak tersedia maka processor akan terus mencari sehingga komputer bisa hank. Ada juga beberapa software yang jika di install dia akan merubah file system Windows, ini sangat berbahaya, karena jika software tersebut dihapus maka file system windows juga akan turut terhapus.

Jadi sebelum Anda menginstal sebuah software, sebaiknya baca dulu system requirment dan petunjuk-petunjuk yang ada sewaktu menginstal software tersebut.

5. Windows File System Erorr. Windows yang terinstal didalam komputer Anda yang sudah berusia lebih dari satu tahun bisa jadi ada beberapa file system yang terhapus secara tidak sengaja. Aplikasi yang Anda instal dan Anda Uninstall secara tidak langsung juga akan mempengaruhi file sistem pada windows. Register WIndows yang tidak pernah dibersihkan juga dapat menyebabkan windows akan rusak. File-file yang bertumpuk-tumpuk dan tidak pernah dirapihkan juga akan merusak register windows. Jika file sistem pada windows rusak, kemungkinan komputer hank akan semakin besar.

Jadi, rawatlah file sistem pada windows seperti Anda merawat diri Anda sendiri, bersihkan register dari aplikasi yang tidak terpakai, defraglah harddisk secara kontinue.

6. Bahaya Virus Menyerang. Mungkin hal ini yang sering dialami orang-orang, ketika virus telah menyerang komputer, dan komputer sudah dalam tahap kronis akibat serangan virus. Bersiaplah Windows Anda akan rusak karena serangan virus ini, jika file sistem windows rusak maka komputer akan lebih sering hank. Tidak semua virus dapat menyebabkan komputer menjadi hank. Biasanya komputer menjadi hank jika kita mulai melakukan proses pembasmian virus di komputer, hal ini dikarenakan virus akan memproteksi diri dengan menyebabkan komputer hank, jadi Anda tidak bisa membasmi virus tersebut (untuk komputer yang sudah kronis).

Jadi antisipasi sejak dini akan serangan virus.


Jadi seperti itulah komputer Anda dirumah bisa hank, sebenarnya masih ada hal lainnya yang dapat menyebabkan komputer jadi hank, cuma setahu saya baru itu…

3 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Rabu, 21 Juli 2010

Komputer tak mau booting

By Tentang Semua Komputer di 07.06

Ketika tombol power anda tekan,computer anda mau hidup,tetapi system operasi tidak mau aktif (meampakan diri).Yang terlihat hanya warna gelap pada monitor.

Yang perlu diperhatikan adalah,apakah ada tanda bunyi (bunyi beep) dari speaker computer anda?Jika ada,itu bertanda BIOS yang yang terpasang pada motherboard melakukan POST (Power On Self Test) ketika computer dinyalakan dan berhasil mendeteksi adanya kesalahan.Perhatikan bunyi tersebut,lalu cocokan dengan daftar beep di bawah ini.

Beep 1 kali = Komdisi computer normal

Beep 1 kali,panjang = Ada masalah pada memory PC anda (RAM)

Beep 1 kali panjang,3 kali pendek = Masalah terdapat pada VGA card

Jika yang anda dengar adalah bunyi beep diatas,berikut langkah-langkah yang perlu anda lakukan:

  1. Matikan PC anda,cabut semua kabel,kemudian buka Casingnya
  2. Jika yang terdeteksi adalah beep dengan tanda kerusakan memory,anda dapat melakukan pengecekan terhadap kartu memory.Apakah sudah terpasang pada slotnya dengan benar.Buka kunci slotnya dan lepaskan kartu memory dari slot,pastikan tidak ada kerusakan pada kartu memori.Anda dapat melihatnya secara fisik,apakah terjadi goresan yang memutuskan jalur tembaga pada kartu memory anda.
  3. Jika yang anda dengar adalah beep yang menandakan kerusakan pada VGA,coba periksa kembali posisi VGA card pada slotnya.Lakukan pengecekan seperti pengecekan pada kartu memory.
  4. Periksa motherboard,apakah ada goresan yang yang memungkinkan jalur tembaga pada motherboard terputus.Periksa kabel-kabel yang yang terdapat pada PC,apakah sesuai posisinya dan tersambung dengan baik.
  5. Jika pemeriksaan pada memory dan VGA card sudah selesai dan tidak ada kerusakan secara fisik,coba pasang kembali ke slotnya masing-masing dan jangan lupa slotnya terkunci dengan benar.Nyalakan kembali computer anda.
  6. Jika kejadian masih sama,anda dapat menukar Memory atau VGA card ke slot lain yang tersedia.Kemungkinan slotnya yang rusak.Nyalakan kembali computer.

Sebenarnya masih ada lagi bunyi beep untuk mendeteksi kerusakan pada computer,tetapi itu dulu yang dapat saya berikan kali ini.Saya akan mengulas lebih lanjut pada bab berikutnya.

Perlu diketahui,bahwa kode beep pada setiap BIOS berbeda-beda.Tetapi sampai saat ini,metode tersebut paling sering dilakukan untuk mendeteksi kerusakan computer pada saat booting.

Semoga membantu….

0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Kamis, 15 Juli 2010

Cara Service Epson C90, T11, T20 Bunyi Keras

By Tentang Semua Komputer di 01.11

Cara Service Epson C90, T11, T20 Bunyi Keras

Bahasan kang Eko kali ini adalah printer epson dari c90, T11, T20 dll yang setype dengan kerusakan bunyi keras dan kadang tidak mau narik kertas. Mari kita belajar bersama ....

Indikasi Kerusakan :
Ketika printer epson C90, T11, T20 dinyalakan, kelihatannya normal. Tapi ketika dipakai untuk ngeprint baru ketahuan kalau ada bunyi keras banget seperti gear yang kesangkut sesuatu dan kertas tidak mau narik. Kalaupun narik kertas, pasti kertasnya miring. Kadang kalau lebih parah ketika printer epson dinyalakan langsung blink. disertai bunyi keras. Grreeeeekkkk..........

Cara Service Epson C90, T11, T20 Bunyi Keras :

1. Bongkar printer Epson C90, T11, T20...

2. Lihat bagian ASFnya (penarik kertas).

3. Setelah diamati ternyata ada AS gear yang patah sehingga menyebabkan putaran gear tidak sempurna. Akibatnya gear macet dan printer ngeblink.




4. Kalau bisa anda akali dengan mengganti ASnya di akali aja.

5. Kalau sudah nggak bisa diakali, mending diganti 1 set ASFnya.

Bagian AS di ASF ini memang sering banget patah / rusak, karena bahannya terbuat dari plastik, apalagi kalau frekuensi pemakaian tinggi, tentunya akan cepat panas dan menyebabkan plastik mudah patah / rusak.

OK demikian ulasan tentang printer Epson C90, T11, T20 yang bunyi keras dan blink dan juga tidak bisa narik kertas. Mungkin ini tidak hanya untuk printer C90, T11, T20, tapi bisa terjadi di printer Epson lainnya karena biasanya desainnya hampir sama.

OK selamat mencoba ......

[+/-] Selengkapnya...

1 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Cara Merawat Laptop yang Baik

By Tentang Semua Komputer di 01.09

Cara Merawat Laptop yang Baik

Kali ini kang Eko akan mengulas tentang Cara merawat Laptop yang baik. Dengan Perawatan yang Baik, maka Laptop akan menjadi lebih awet dan tahan lama.... OK mari kita simak bersama ....

Disadari atau tidak, sebagian besar di antara kita punya perilaku buruk dalam hal kepemilikan benda atau barang. Apa itu? Lalai dalam hal perawatan. Seringnya kita hanya menggunakan barang tersebut, namun malas untuk menelusuri bagaimana seharusnya barang itu dirawat atau dipelihara. Alasannya macam-macam, mulai dari merasa tidak punya waktu, dasarnya memang malas, atau karena kurangnya pengetahuan secara lengkap tentang perlunya perawatan
Tambah Gambar. Tak terkecuali terhadap laptop.

Jika memang demikian, lantas apa dan bagaimana seharusnya kita memperlakukan laptop agar senantiasa tetap dalam kondisi top? Berikut ini ada beberapa tips, yang harus dan jangan dilakukan atau setidaknya dihindari para pengguna laptop agar kinerja laptop tetap sempurna meski telah lama digunakan.

Perhatikan kondisi suhu

Laptop atau notebook tersusun dari aneka komponen elektronik yang kinerjanya dipengaruhi oleh suhu. Di antaranya, suhu yang terlalu ekstrem, misalnya terlalu panas atau terlalu dingin, bisa mengganggu kinerja atau bahkan merusak laptop. Oleh karena itu, hindarkan kebiasaan meninggalkan laptop di dalam mobil yang diparkir di bawah terik sinar Matahari. Hindari pula laptop berada di bawah sorot langsung sinar Matahari. Umumnya para produsen merekomendasikan suhu antara 5 - 35 derajat Celcius. Sementara itu, untuk ketinggian laptop direkomendasikan bekerja pada ketinggian di bawah 2.500 meter di atas permukaan laut.

Menyimpan laptop

Bila Anda akan menyimpan laptop dalam waktu lama (satu minggu lebih), sebaiknya lepaskan baterai dan simpan dalam tempat yang sejuk dan kering, serta bersirkulasi udara cukup baik. Taruh silikon gel untuk menghindari jamur. Begitu ingin menggunakannya kembali, setrum atau isi baterai dengan cara mengisi dan mengosongkan sepenuhnya sebanyak tiga kali berturut-turut.

Hindari medan magnet

Untuk melindungi data yang ada di dalam harddisk, jangan letakkan peranti yang mengandung medan magnet/elektromagnet kuat di sekitar laptop. Peranti-peranti penghasil medan magnet, misalnya speaker yang tidak berpelindung (unshielded speaker system) atau telefon selular. Seandainya Anda ingin mengakses internet menggunakan fasilitas inframerah pada ponsel, letakkan ponsel dalam jarak sekitar 15 cm dari laptop.

Mematikan dengan benar

Jangan pernah mematikan laptop saat lampu indikator harddisk masih berkedip-kedip. Kondisi ini menunjukkan hard disk masih aktif. Hilangnya daya secara tiba-tiba (misalnya saat laptop dimatikan) bisa mengakibatkan kerusakan data atau gangguan kinerja pada hard disk. Pastikan lampu indikator harddisk telah mati sebelum Anda men-shutdown laptop.

Tancapkan ke stabilizer listrik

Jika Anda sedang bekerja di laptop dengan menggunakan listrik (tanpa baterai), maka sebaiknya gunakan stabilizer yang bisa mencegah terjadinya tegangan listrik yang tidak stabil ke laptop Anda.

Hindari permukaan terlalu empuk

Jangan letakkan laptop ketika menyala di tempat dengan permukaan yang terlalu empuk seperti sofa atau kasur, sehingga laptop menjadi terlihat agak tenggelam. Hal ini sangat berbahaya, karena dapat menghambat keluarnya panas dari dalam laptop serta menjadikan laptop kepanasan.

Engsel lcd monitor

Kalau diperhatikan dengan seksama, di dalam lipatan antara CPU dan monitor LCD terdapat engsel yang memungkinkan kedua komponen itu dikatupkan satu sama lain. Perlu disadari bahwa beban terberat dalam suatu laptop adalah pada bagian engsel tersebut. Oleh karena itu, jangan memberikan hentakan pada saat membuka monitor sewaktu mau mengaktifkan laptop. Demikian juga sebaliknya, jangan menutup monitor terlalu keras ketika selesai menggunakan komputer jinjing tersebut.

Jangan membongkar laptop.

Membongkar sendiri laptop atau bukan oleh ahlinya, merupakan tindakan yang sangat tidak bijaksana. Laptop tidaklah seperti radio atau tape recorder biasa. Banyak bagian-bagian yang sangat kecil yang dari pabriknya saja sudah dirakit dengan menggunakan presisi robot. Jika Anda ceroboh, maka laptop Anda bisa rusak parah. Bawalah selalu laptop yang rusak ke IT atau service center dari laptop Anda.

Perawatan program

Perawatan program semacam software aplikasi, memang tak kalah pentingnya dan hendaknya dilakukan seminggu atau sebulan sekali. Tujuannya, agar data tidak rusak atau hilang. Selain itu, agar tidak berhadapan dengan masalah program ketika kita tengah berada dalam perjalanan. Perawatan program tersebut meliputi hard drive, pasang antivirus, dan harddisk.

Ketika menjalankan program yang meninggalkan file temporary, hard drive pasti menerima file yang tidak diperlukan. Untuk itu, bersihkan hard drive dari file-file tersebut minimal satu bulan sekali agar laptop bisa bekerja lebih baik. Dianjurkan menggunakan program-program disc clean up yang juga sudah tersedia di sistem operasi seperti Windows.

Untuk perawatan pemasangan antivirus, bisa dilakukan dengan cara menginstal software antivirus pada laptop. Selalu perbarui data definisi virus untuk mengantisipasi virus terbaru. Hampir 90 persen lumpuhnya sebagian software aplikasi dan kerusakan data karena adanya virus. Dengan terpasangnya antivirus, maka data dalam laptop akan aman.

Untuk perawatan harddisk, sebulan sekali lakukan defrag terhadap harddisk. Tujuannya untuk menyusun kembali posisi file-file yang terpencar sehingga mempercepat sistem dalam mencari file. Kemudian gunakan scandisk untuk mengoreksi error yang ditemukan pada direktori dan File Allocation Table.

Usahakan pula membuat partisi harddisk lebih dari satu, misalnya dua atau tiga partisi. Hal ini berguna jika suatu saat, sistem operasi yang kita pakai mengalami error (rusak) yang biasanya tertampung dalam partisi C, maka dengan mudah tinggal memformat ulang sistem operasi tersebut, tanpa mengganggu keberadaan berbagai macam data yang biasanya tersimpan pada partisi lainnya, misalnya partisi D atau partisi E.
0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Senin, 28 Juni 2010

Mengenali Blue Screen pada Laptop atau Pc Anda

By Tentang Semua Komputer di 00.06

Mengenali Blue Screen pada Laptop atau Pc Anda :




Anda pernah mengalami komputer atau laptop anda bluescreen, mungkin bagi yang awam akan panik, sebaiknya jangan panik dulu, coba cek hardware ataupun softwarenya, dan kenali pesan-pesan bluescreen , setiap pesan mengandung rincian permasalahan, lebih lengkapnya baca ulasan berikut:

1. IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL (0X0000000A)

Ini merupakan biangnya kerok pada BsOD. Karena umumnya pada BsOD, pesan ini yang paling sering muncul. Pesan kesalahan ini disebabkan umumnya kerena ada ketidakcocokan driver yang terinstall di komputer.

Daftar Penyebab:

- Masalah driver yang bentrok atau tidak cocok

- Masalah Video Card, hal ini mencakup video card yang di overclock melebihi batas atau Anda baru berganti Video card dan Anda belum menguninstall driver Video card lama dari chipset berbeda

- Masalah Audio Card, meliputi kesalahan konfigurasi atau bug dalam driver sound card

2. NTFS_FILE_SYSTEM atau FAT_FILE_SYSTEM (0X00000024) atau (0X00000023)

Nah, pesan ini setidaknya sudah sedikit “nyambung” memberikan gambaran di mana kerusakan berada, yaitu ada di partisi atau filesystemnya tetapi bukan di harddisknya. Kita bisa melakukan pengecekan dengan memeriksa kabel SATA atau PATA atau bisa mengecek partisi dengan tool chkdsk.

3. UNEXPECTED_KERNEL_MODE_TRAP (0X0000007F)

Bila Anda mendapatkan pesan seperti ini, dapat disebabkan karena:

- Overclock Hardware yang berlebihan

- Komponen komputer yang kepanasan

- BIOS yang korup

- Memory dan CPU yang cacat

4. DATA_BUS_ERROR

Pesan ini disebabkan karena adanya kemungkinan bahwa memory atau slot memory di motherboard rusak.

5. PAGE_FAULT_IN_NONPAGED_AREA

Disebabkan karena adanya kerusakan hardware, termasuk memory utama, memory video card, atau memory di processor (L2 Cache)

6. INACCESSIBLE_BOOT_DEVICE

Disebabkan karena adanya kesalahan dalam konfigurasi jumper harddisk yang salah, virus boot sector, driver IDE controller yang salah, atau kesalahan driver chipset.

7. VIDEO_DRIVER_INIT_FAILURE

Kesalahan terjadi pada instalasi driver video card yang kurang sempurna, restart pada saat instalasi atau juga dapat terjadi karena kesalahan dalam instalasi driver.

8. BAD_POOL_CALLER

Kesalahan ini dapat terjadi karena kesalahan atau driver yang tidak kompatibel. Sering terjadi saat melakukan instalasi XP dari upgrade, atau bukan dari instalasi baru.

9. PEN_LIST_CORRUPT

Pesan ini disebabkan karena adanya kerusakan RAM

10. MACHINE_CHECK_EXCEPTION

Disebabkan oleh cacatnya CPU, atau yang di overclock secara agresif, serta power supply yang kekurangan daya atau rusak

0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Performa processor berdasarkan jumlah CORE dan mitos CLOCK SPEED!

By Tentang Semua Komputer di 00.04

Performa processor berdasarkan jumlah CORE dan mitos CLOCK SPEED!



Kecenderungan dari dulu sampai sekarang, pengguna komputer melihat performa processor hanya dari sisi Clock Speed. Padahal Clock Speed tidak merepresentasikan KECEPATAN Processor, melainkan hanya rentang frekuensi pembawa data dalam waktu satu detik (GHz). Clock Speed hanyalah media pembawa data, dan BUKAN data itu sendiri.

Walaupun secara teoritis : makin banyak frekuensi dalam waktu satu detik, akan membuat kecepatan pengolahan makin meningkat. Tapi jika clock speed terlalu tinggi akan membawa konsekuensi lebih kepada "masalah", bukan performa.

Peningkatan clock speed dapat membawa kerugian, seperti :

1. Panas yang berlebihan (over-heated).
2. Kebutuhan daya semakin besar (boros).
3. Efek berisik yang ditimbulkan oleh Cooling Fan yang berputar berbanding dengan suhu.
4. Mempengaruhi suhu ruang casing, sehingga device lain di sistem arsitektur tsb ikut kena imbasnya, seperti RAM, HDD dan Controller.
5. Generasi processor terbaru selalu memiliki jumlah transistor yang makin banyak (2 kali lipat) dan makin rapat. Itu artinya processor terbaru membawa konsekuensi panas yang makin tinggi.
6. Semua processor berbahan dasar silicon sudah memiliki Clock Speed dengan ambang tertentu. Jika melebihi kemampuannya, maka inti processor akan mengalami kerusakan.

Pada dasarnya clock speed memiliki batasan psikologis yang tidak boleh dilanggar. Sama seperti kendaraan bermotor juga memiliki ambang batas kecepatan. Orang naik motor setiap hari biasanya dengan kecepatan konstan 50 – 90 km/jam saja. Jika angkanya sudah lebih dari itu, maka kecepatan itu sudah tidak berguna selain mendapatkan masalah yang lebih besar. Orang yang nekat mengendarai motor diatas 100 km/jam di jalan Jakarta, pasti memiliki resiko tinggi seperti jatuh, tertabrak, menabrak atau mati ! Begitupula dengan clock speed processor yang memiliki ambang batas antara 1,5 GHz ~ 2,5 GHz saja, jika sudah melebihi dari angka itu sudah TIDAK BERGUNA LAGI untuk pengolahan aplikasi yang ada saat ini.


Maka dari itu vendor seperti Intel memikirkan cara untuk meningkatkan performa Processor tanpa harus menambah angka Clock Speed. Salah satu teknik yang ditempuh adalah dengan menambah jumlah CORE. CORE adalah “mesin utama” pada processor yang melakukan pengolahan data. Jika processor memiliki dua buah Core (atau Dual Core), itu dapat diibaratkan jika processor memiliki dua mesin. Apalagi jika menggunakan 4 core (Quad Core). Ada beberapa alasan Intel lebih memilih CORE daripada clock speed :

* Clock Speed Processor telah melewati angka psikologis, yaitu 2.5 GHz.
* Dari aplikasi benchmark mutakhir, didapati kenyataan bahwa performa Core 2 Duo jauh lebih unggul daripada Pentium D. Padahal Core 2 Duo memiliki clock speed yang jauh lebih rendah, dimana Pentium D juga menggunakan Dual Core. Core 2 Quad diklaim memiliki performa rata2 50% lebih baik daripada pendahulunya.
* Sebagian besar orang akan membuka aplikasi multitasking pada komputer mereka, yang lebih membutuhkan CORE daripada Clock Speed.
* Sebagian besar aplikasi menggunakan graphics dan database yang lebih membutuhkan kapasitas CACHE MEMORY daripada Clock Speed.
* Kapasitas RAM utama yang memadai, lebih penting daripada Clock Speed.
* FSB lebih penting untuk device lain (seperti RAM) daripada clock speed.


Menurut informasi, Intel akan fokus pada pengembangan CORE dan berambisi memasuki era Multi-Core dengan Core diatas 8 buah mulai tahun 2008. Ini menunjukkan betapa seriusnya pengaruh teknologi ini.
Yang perlu dipahami adalah, jumlah CORE akan memiliki efek positif apabila kita menjalankan aplikasi multitasking dan graphics dengan resolusi tinggi. Selain dari itu, pengaruhnya tidak akan terasa signifikan. Tapi itu bukan berarti saat ini kita tidak membutuhkan dual core, karena pada dasarnya multitasking adalah kegiatan yang umum kita lakukan di komputer. Begitu pentingnya masalah CORE ini, bahkan Intel Celeron saja nantinya dilengkapi fitur Dual Core juga !

next-board
0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Minggu, 27 Juni 2010

Mengembalikan Data yang hilang dengan RECOVERY

By Tentang Semua Komputer di 23.11
Mengembalikan Data yang hilang dengan RECOVERY

Windows Data Recovery

Anda mungkin pernah mengalami hal hal dibawah ini :

  • Mendelete file penting secara tidak sengaja.
  • Anda memiliki banyak nama letter drive dan secara tidak sengaja menghilangkan data dengan melakukan format pada sebuah drive letter bahkan menghapus partisi harddisk dan data anda hilang
  • Atau anda lebih suka memasang seluruh harddisk baru dan yang sudah usang didalam sebuah computer. Biar kelihatan memiliki computer canggih dengan banyak harddisk.
  • Virus melakukan penghapusan data termasuk data penting.
  • Harddisk anda mengalami mulfunction, hal ini dapat terjadi bila storage didalam media sudah terlalu penuh dan harddisk mengalami crash.

Kita bahas kasus kasus paling konyol dilakukan pemakai computer


Mendelete file secara tidak sengaja: Ada kata pepatah sepandai pandainya tupai melompat, suatu ketika pasti akan jatuh. Mereka yang biasa biasa saja mengunakan computer, sangat jarang melakukan kesalahan ini. Karena lebih memilih berhati hati menempatkan file pada harddisk dan menjauhkan tombol Delete. Tetapi kasus ini malah terjadi ketika seseorang yang sangat mahir mengunakan computer. Terkadang malah mematikan peringatan pada sistem Windows karena dianggap menganggu. Komentarnya, kenapa harus diberikan warning jika ingin mendelete file atau directory, inikan sebuah pekerjaan rutin. Biasanya pemakai computer yang sudah ahli melakukan setup Windows dengan mematikan hal hal yang dianggap tidak perlu. Suatu ketika, ternyata file yang penting didalam sebuah directory terhapus secara tidak sengaja tanpa tanda peringatan awal

Memformat harddisk secara tidak sengaja : Kasus ini sebenarnya jarang terjadi bagi mereka yang menyusun data penting pada sebuah harddisk. Mereka yang sudah berpengalaman akan menempatkan sebuah data pada sebuah harddisk dengan drive letter tertentu. Misalnya menempatkan data penting pada harddisk pertama atau kedua. Ketika melakukan format, maka didalam hati sudah tertanam kebiasaan untuk memeriksa kembali dan memastikan drive letter yang akan diformat bukanlah drive letter atau harddisk yang berisikan data penting. Kesalahan ini sering terjadi karena turunnya konsentrasi seseorang ketika melihat nama drive letter serta partisi pada sebuah computer yang hendak dihapus atau diganti . Atau paling umum dan konyol adalah cursor mouse tergeser ke partisi yang tidak ingin diformat. Tidak percaya, nyatanya banyak kejadian seperti ini terjadi dengan memformat drive letter yang salah. Maklum sistem seperti Windows XP sangat memudahkan melakukan format harddisk

Menghilangkan partisi secara tidak sengaja : Pada sistem Windows XP sangat memudahkan seseorang melakukan format atau membuat partisi. Sedangkan untuk sistem Windows 98, partisi harus dibuat dengan sistem DOS. Sayangnya, hal yang mendasar untuk membuat partisi pada sistem Windows XP terkadang kurang dipahami. Dan secara tidak sengaja anda melakukan penghapusan pada partisi harddisk yang berisikan data penting. Sedangkan sistem Windows 98, kejadian partisi hilang karena pemakai computer lupa memindahkan option pilihan harddisk. Terlebih bila mengunakan 2 harddisk dengan kapasitas dan pembagian yang sama paling sering terjadi.

Menempatkan data pada harddisk usang : Memiliki 3-4 harddisk didalam sebuah computer mungkin kelihatan keren. Ada kebiasaan buruk bagi pemakai computer untuk tetap memanfaatkan harddisk usang. Tetapi kita harus mengetahui bahwa harddisk memiliki jangka pemakaian. Menempatkan data yang penting pada harddisk usang bukanlah hal bijaksana. Lebih baik melakukan backup atau setidaknya menempatkan data pada 2 harddisk berbeda untuk melakukan duplikat. Nyatanya banyak yang tidak memperhatikan umur dari pemakaian harddisk. Ketika harddisk tua mulai berulah seperti terjadi kerusakana fisik seperti bad sector atau harddisk mendadak tidak dapat di access barulah disadari masih ada data penting yang tertinggal didalam.

Bagi pemula sebaiknya mengenal arti Fisik Drive, Partisi dan Drive/Logical drive letter :


Dibawah ini dasar sederhana untuk mengenal sebuah drive storage

Fisik drive: Diartikan adalah bentuk storage. Bentuknya umum adalah harddisk, bentuk lainnya dapat berupa Flash drive, CD/DVD-ROM dengan media CD/DVD atau floppy drive dan lainnya. Fisik drive adalah bentuk fisik sebuah drive media penyimpan. Didalam drive nantinya dibagi menjadi beberapa partisi untuk membentuk nama drive atau dikenal sebagai drive letter

Partisi atau Partition : Diartikan pembagian sebuah storage untuk membagi atau memotong kapasitas sebuah media penyimpan atau storage menjadi bagian yang lebih kecil sesuai kebutuhan. Pembagian storage atau space atau isi kapasitas harddisk dapat diartikan sebagai partisi. Misalnya harddisk 100 GB dapat dipecah menjadi 2 dengan pembagian 50GB dan 50GB. Tetapi ada ketentuan pada susunan partisi khususnya harddisk. Pembagian ditentukan dengan Primary dan Extended partisi.

Harddisk pertama pada computer atau harddisk yang berisikan sistem booting akan diberikan nama Primary Partition atau partisi utama. Didalam Primary partisi hanya memiliki 1 drive letter, yaitu drive C.

Harddisk pertama dapat dibagi dan diberikan nama Extended Partition. Sebagai contoh anda memiliki harddisk 250GB dan membagi 2 partisi 20GB Primary dan 230GB Secondary. Maka 20GB pertama akan menjadi drive C. Sedangkan 230GB dapat dibagi lagi dengan beberapa nama drive letter yang anda butuhkan termasuk kapasitas dari masing masing drive letter. Proses pembagian Extended Partition diakhir dengan pemberian Logical drive. Misalnya anda membagi partisi Extended menjadi 5 drive letter (D-E-F-G-H) lagi dengan masing masing kapasitas 50GB, drive letter pertama memiliki letter D dan kedua menjadi drive E dan seterusnya.

Bila anda memiliki 2 harddisk, harddisk pertama harus memiliki ketentuan seperti diatas dan minimal memiliki primary partition. Sedangkan Extended Partition hanya diperlukan bila anda perlu membagi harddisk pertama, kedua dan seterusnya menjadikan beberapa drive letter lain. Bila tidak, maka harddisk pertama akan tetap berisikan Primary Partition dengan 1 drive letter saja yaitu C. Drive C dengan Primary Partition akan berisikan sistem boot pada sebuah sistem operasi.

Untuk harddisk kedua dapat dibagi tanpa Primary Partition dan dapat bagi langsung dengan Extented Partition. Cara pembagian sama seperti membagi kapasitas dari cara harddisk pertama tetapi untuk membentuk Extended Partition harus memiliki harddisk pertama dengan isi Primary Partition. Harddisk kedua dan seterusnya tidak memerlukan Primary Partition bila anda tidak memerlukan harddisk kedua dan seterusnya juga dapat melakukan boot pada sebuah computer.

Pada gambar dibawah ini adalah gambaran dari struktur pembagian sebuah storage dengan bentuk media harddisk. Sebagai contoh fisik harddisk yang digunakan adalah berkapasitas 250GB :

Primary Partition, Drive C, berisikan 20GB (19.53GB)

Extended Partition, Drive D - E - F dan seterusnya dibagi berdasarkan kebutuhan.

Melakukan recover data didalam harddisk (storage)


Sebelum hanya perusahaan software membuat software recovery harddisk. Kehilangan data dari sebuah harddisk adalah sebuah mimpi buruk

Tetapi sekarang ini adalah beberapa software yang mampu melakukan pengembalian data pada sebuah harddisk. Bila anda secara tidak sengaja menghilangkan data anda, contohnya partisi pada harddisk, logical drive yang terhapus atau harddisk secara tidak sengaja terhapus masih dapat menyelamatkan data dengan software. Untuk awalnya persiapkan langkah langkah seperti dibawah ini bila anda mengalami kehilangan data

  • Cara yang terbaik adalah mengunakan 2 harddisk. Harddisk yang mengalami kerusakan, atau hilang data digunakan sebagai harddisk kedua. Sedangkan harddisk pertama digunakan sebagai sistem recovery dan melakukan backup data yang hilang.
  • Bila anda memiliki 1 buah harddisk berisikan boot sistem dengan 1 partisi dengan Primary Partition. Langkah terbaik untuk tidak mengunakan harddisk tersebut untuk melakukan recover. Gunakan harddisk lain untuk melakukan recover dengan menginstal software recovery data. Upaya ini untuk mencegah data anda terhapus secara permanen.
  • Bila anda memiliki beberapa drive letter misalnya C,D,E. Anda dapat mengunakan harddisk untuk melakukan recovery data. Dengan catatan tidak menginstall kegiatan penulisan pada drive letter yang berisi data penting dan telah terhapus secara tidak sengaja. Sebagai contoh, Data anda berada didalam drive letter E. Maka anda tidak boleh mengunakan Drive letter E untuk menginstall program apapun. Program recovery data dapat ditempatkan pada drive letter lain misalnya di D dan C.
  • Bila secara tidak sengaja anda menghapus partisi harddisk anda. Anda tidak boleh mengunakan harddisk tersebut untuk melakukan install software apapun. Gunakan harddisk lain untuk mencari data anda didalam harddisk yang terhapus.
  • Sekalipun harddisk anda telah kehilangan informasi atau harddisk anda mulai mengalami gangguan seperti bad sector. Sistem recovery data dapat melakukan pengembalian data anda. Asalkan harddisk masih dapat dikenal oleh harddisk pembantu untuk melakukan recovery
  • Software recovery data hanya melakukan pengembalian data anda yang terhapus secara tidak sengaja. Tetapi tidak untuk mengembalikan bentuk partisi anda seperti semula.

Undelete file / mengembalikan file terhapus


Undelete file atau mengembalikan file yang terhapus tidak terlalu sulit. Banyak software utiliti dengan menambahkan fitur undelete file.

Misalnya Tune-Up menyertakan fitur untuk mencari file atau directory yang terhapus pada sebuah drive letter. Atau Recover4All dengan kemampuan khusus untuk melakukan pencarian file yang terdelete. Software utility tersebut dapat mencari nama file yang telah terhapus, dan memilih apakah kondisi file yang terhapus masih baik atau utuh. Software undelete file membutuhkan input dari pemakai untuk mengembalikan nama file aslinya. Karena pada sistem WIndows, file yang dihapus akan dihapus karakter paling depan. Misalnya file anggaran.xls masih dapat ditemukan dengan nama ?nggaran.xls. Dan karakter awal harus dimasukan secara manual.

Mengembalikan data pada Partisi atau drive letter yang terhapus


Kami mencoba 2 buah software handal untuk melakukan recovery data. Kedua software dibawah ini mampu mengambil data dari sebuah storage yang telah hilang sampai tingkat logical drive atau drive letter maupun informasi pada partisi. Artinya, sebuah harddisk yang sudah dianggap tidak memiliki partisi (blank) ternyata masih dapat dicari sisa data dari file yang ada didalam harddisk.

Kemampuan kedua program dibawah ini adalah :

  • Mendukung FAT16, FAT32, VFAT, NTFS
  • Recover file yang terhapus termasuk folder
  • Mengembalian file yang hilang dari terhapusnya partisi bahkan yang terformat dengan sistem cepat / QUICK.
  • Mengembalikan data dari storage yang tidak dapat di access lagi atau terjadinya corruption file dengan pencarian sector
  • Mendukung multi disk format seperti IDE sampai SCSI
  • Bekerja pada Sistem Windows 95 - XP dan 2003 untuk Stellar

Stellar Phoenix FAT & NTFS - Windows Data Recovery Software

GetDataBack for NTFS or FAT

Kedua software tersebut mampu mengambil data baik partisi dan drive letter yang telah anda hapus. Bahkan software recovery data akan mencoba mencari data anda walaupun harddisk atau storage media mengalami cacat fisik misalnya bad sector.

Result


Kehilangan data baik terhapus secara tidak sengaja pada drive letter, directory dan partisi storage bukan sebuah mimpi buruk lagi. Dengan software Recovery Data, maka data anda masih dapat dikembalikan walaupun terdapat resiko tidak seluruhnya dapat diamankan. Bila anda mengalami kejadian ini, secepatnya anda mematikan computer dan melepaskan harddisk anda untuk melakukan recovery. Dan tidak disarankan melakukan recovery data pada harddisk yang sama kecuali anda mengenal betul apa yang anda lakukan. Mengenal cara kerja harddisk, dan media storage seperti jenis partisi, drive letter sangat disarankan agar mencegah kerusakan lebih dalam.



Banyak sekali tools dan software yang digunakan untuk mengembalikan data-data atau file-file yang hilang, corrupt karena system error maupun infeksi virus. Baik yang free maupun berbayar, salah satunya tools recovery data yang paling ampuh adalah GetDataBack. Fungsi GetDataBack sendiri adalah untuk mengembalikan file-file yang sudah terhapus dari hard disk bahkan software ini pun mampu untuk mengembalikan partisi hard disk yang corrupt, rusak atau ke-format. Masih seperti versi sebelumnya GetDataBack hadir dengan dua tools untuk NTFS dan FAT file system yang terpisah.

GetDataBack will recover your data if the hard drive’s partition table, boot record, FAT/MFT or root directory are lost or damaged, data was lost due to a virus attack, the drive was formatted, fdisk has been run, a power failure has caused a system crash, files were lost due to a software failure, files were accidentally deleted.

Software Name : GetDataBack NTFS
Version: 4.0.0.1
Vendor: Runtime Software
Size: 32 MB
Language: English
OS Compatible: Windows 95/98/ME/NT/2000/XP/2003/Vista


People downloading this software also download:

  1. GetDataBack, Data Recovery For NTFS & FAT

    Sexy Data Recovery Series: GetDataBack For NTFS & FAT Short Review: Use GetDataBack for NTFS to recover files from drives...

  2. Handy Recovery, Recovery partition and deleted files on MS Windows

    Data Recovery Series: Handy Recovery, Recovery partition and deleted files on MS Windows Beberapa bulan lalu sempat dibuat Panic at...

  3. Free Trial TuneUp Utilities 2010 Full Version

    TuneUp Utilities 2009 – 2010, the new version of a large set of various tools for tuning and optimizing the...

  4. Free Giveaway EASEUS Partition Master Professional Edition 5.0.1

    Do you want to recover your important files today for free? Free download the full version of EASEUS Partition Master...

  5. EASEUS Disk Copy make Your Hard Disk Clone Faster

    EASEUS Disk Copy is a freeware providing sector-by-sector disk/partition clone regardless of your operating system, file systems and partition scheme...

Tags: Data Recovery, File Recovery, undelete


Saat ini Runtime Software telah merilis GetDataBack versi 4.0.0.2 dan sudah bisa didownload. Untuk testing mode saya menyediakan link download GetDataBack Full Version yang bisa sobat download FREE alias gratis.
0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Driver Download

By Tentang Semua Komputer di 23.01
Driver Download :



A4Tech Drivers (288)
  • Keyboard
  • Mouse and TrackBall
  • Other
  • PC Camera
  • Scanner
Abit Drivers (593)
  • BIOS Update
  • Motherboard
  • Video Card
Acard Drivers (178)
  • CD/DVD/Combo/RW
  • Storage SCSI RAID
Acer Drivers (2871)
  • CD/DVD/Combo/RW
  • Notebook
  • Other
Acorp Drivers (551)
  • BIOS Update
  • Modem
  • Motherboard
AOpen Drivers (3925)
  • BIOS Update
  • CD/DVD/Combo/RW
  • Keyboard
  • Modem
  • Motherboard
  • Mouse and TrackBall
  • Network
  • Notebook
  • Sound Card
  • TV and FM Tuner
  • Video Card
ASUS Drivers (7604)
  • BIOS Update
  • CD/DVD/Combo/RW
  • Mobile Phones and GPS
  • Motherboard
  • Network
  • Notebook
  • PDA
  • Video Card
AVerMedia Drivers (4)
  • TV and FM Tuner
BTC Drivers (96)
  • Camcorder
  • CD/DVD/Combo/RW
  • Keyboard
  • Mouse and TrackBall
  • PC Camera




C-Media Drivers (10)
  • Sound Card
Canon Drivers (690)
  • Camcorder
  • Printer
  • Projector
  • Scanner
Chaintech Drivers (861)
  • BIOS Update
  • Motherboard
  • Video Card
Creative Drivers (212)
  • Modem
  • PC Camera
  • Sound Card
D-Link Drivers (430)
  • Network
EliteGroup Drivers (879)
  • BIOS Update
  • Motherboard
Epox Drivers (1930)
  • BIOS Update
  • Motherboard
  • Video Card
Epson Drivers (1626)
  • Printer
  • Projector
  • Scanner
GigaByte Drivers (5033)
  • BIOS Update
  • Motherboard
HP Drivers (6863)
  • Monitor
  • Notebook
  • PDA
  • Printer
  • Scanner
Leadtek Drivers (403)
  • BIOS Update
  • Mobile Phones and GPS
  • Motherboard
  • TV and FM Tuner
  • Video Card




Lexmark Drivers (7436)
  • Printer
Logitech Drivers (169)
  • Other
  • PC Camera
  • Scanner
Motorola Drivers (65)
  • PC Camera
MSI Drivers (2816)
  • BIOS Update
  • Motherboard
  • Network
  • Notebook
Mustek Drivers (150)
  • Camcorder
  • CD/DVD/Combo/RW
  • Other
  • Scanner
Palm Drivers (120)
  • PDA
RealTek Drivers (304)
  • Network
  • Sound Card
  • Video Card
Sapphire Drivers (650)
  • BIOS Update
  • Camcorder
  • Monitor
  • Motherboard
  • Printer
  • Sound Card
  • Video Card
SiS Drivers (1364)
  • BIOS Update
  • Motherboard
Sony Drivers (8613)
  • Notebook
Zyxel Drivers (312)
  • Modem
  • Network
0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Download Software

By Tentang Semua Komputer di 22.54
Download Software
BY The Magic Komputer


ZiggyTV 3.5.2

Download Music & Torrents, Play Games, Watch TV, Download Movies, and Live Radio Download now
Size: 6.96MB License: Freeware Price: Free By: Ziggy TV
XGBookMax 1.5
Create UNLIMITED Advanced Page Flip Books. Flash Component - Actionscript2 - xml Download now
Size: 22.39MB License: Demo Price: $350.00 By: WildFlip Ltd
Inventoria Stock Manager 3.08
Inventoria is an inventory, stock control, procurement and reporting program. Download now
Size: 543KB License: Shareware Price: $99.00 By: NCH Software
Brothersoft Community Toolbar 2.5.60
Stay connected with Brothersoft and get so much more. Download now
Size: 2MB License: Freeware Price: Free By: Brothersoft.com
ProgSense 2.0.2.0
Update your software regularly,speed up PC performance,free from software flaws Download now
Size: 2.2MB License: Freeware Price: Free By: ProgSense
Email Password Hacking Software 3.0.1.5
Email password cracking software hack break Windows application login password. Download now
Size: 924KB License: Shareware Price: $38.00 By: Password Hacking
KeyGen Software License Key Generator 1.1
Lets you create Software License Keys for your software applications and tools Download now
Size: 3.68MB License: Shareware Price: $49.95 By: Thomas Wright Consulting
KM-Software DirectX 10 RC2 Pre Fix 3
DX10 allows you to run DX10 games Download now
Size: 4.57MB License: Freeware Price: Free By: KM-Software
Password Decryption Software 3.1.0.8
Software restore forgotten user login password reveal asterisks **** character Download now
Size: 653KB License: Freeware Price: Free By: Password Recovery
Windows Password Recovery Software 3.1.0.8
Reveal reset Windows forgotten administrative password recovery software utility Download now
Size: 64KB License: Freeware Price: Free By: Unistal Systems Pvt. Ltd.

0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Komputer Mati Sendiri

By Tentang Semua Komputer di 00.47

Sebenarnya ini hanya sedikit sharing pengalaman saya beberapa waktu lalu ketika komputer PC saya tiba-tiba sering mati sendiri tanpa saya suruh ataupun tanpa saya sentuh. Troublenya sering mati sendiri, ingat bukan “Restart” kalau restart terus nyala lagi sih itu wajar. Yang nggak wajar itu kalau kita restart tapi malah langsung mati. Sebenarnya PC saya sering mati sendiri itu sudah terjadi beberapa lama, hanya karena saya lagi malas ngotak-atik PC makanya saya biarkan saja, begitu mati saya coba nyalakan lagi, terkadang bisa langsung nyala dan kadang juga mesti nunggu beberapa jam kemudian baru bisa nyala.

Karena seringnya mati secara paksa itulah makanya beberapa kali saya harus install ulang OSnya karena terjadi file corrupt. Nah setelah lama dan karena sudah bosan harus install ulang terus makanya dengan setengah hati saya coba cek komputer tersebut. Dari awal kejadian tersebut sebenarnya saya sudah mengindikasi kalau kemungkinan yang trouble itu Power Supplynya. Lalu tanpa berpikir lama makanya langsung saja saya coba bongkar Power Supply PC. Saya cek fisik komponen didalamnya. Ternyata benar ada kondensator elektrolit atau yang biasa disebut elko udah mau meledak, mungkin karena udah uzur umurnya dan dah bau tanah. Padahal elko tersebut fungsinya adalah sebagai penyaring arus, pantas saja PC saya kadang mati dan nggak bisa hidup, selain itu modem saya sering kehabisan daya. Saya coba cek dengan AVO atau Multimeter memang kondensator tersebut sudah agak korslet didalamnya.

Langsung saja nyari ke toko elektronik didekat kost dengan naik motor butut kebanggan. Ternyata harganya Rp 2.000,- mahal banget, padahal sewaktu dulu saya masih hobi maen barang seperti ini harganya masih dibawah Rp 1.000,-. Tapi nggak masalah, dari pada saya harus beli Power Supply seharga Rp 150.000,- atau lebih. Sampai kost langsung deh dipasang, nyala, langsung test drive semalaman buat ngenet. OK nggak ada kendala.

Ini hanya pengalaman saya mungkin penyebab komputer mati bukan hanya itu namun berbeda-beda, jadi dicek saja dulu semuanya dari kabel, stabilizer tegangan, power supply dan berlanjut ke Mainboard.

Sedikit tips untuk mengecek & mengetahui apakah Power Supply masih hidup/OK/bagus/normal atau tidak:

Coba lepas soket kabel PS 24 atau 20 pin yang ke Mainboard, hubungkan kabel warna hijau dengan hitam, lalu coba hubungkan kabel power PS ke sumber tegangan 220Volt. Jika kipas berputar maka kemungkinan besar PS masih bagus, tapi kalau tidak menyala maka kemungkinan PS trouble.

0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Masalah Kerusakan Pada Komputer

By Tentang Semua Komputer di 00.08
Masalah Kerusakan Pada Komputer
Posted by The Magic Komputer on Minggu, 26 Juni 2010 in


Untuk melakukan perbaikan periferal, perlu dilakukan diagnosa awal kerusakan pada periferal tersebut. Kemudian menentukan langkah-langkah perbaikan dengan baik, dan melakukan cek ulang fungsi periferal tersebut untuk melihat hasil perbaikan tersebut.
Sekedar berbagi pengalaman, aku sering melakukan hal2 yang sama dalam perbaikan seperti penjelasan di bawah ini. Untuk di warnet yang aku kelola sendiri, ada beberapa kerusakan yang sering aku jumpai.

Masalah Komputer
Keyboard tidak terdeteksi oleh PC
Penyebab :
Kerusakan yang sering terjadi pada keyboard adalah tidak dikenalnya keyboard oleh komputer. Pada saat proses booting, tiba-tiba komputer macet dan muncul pesan kesalahan “Keyboard error or no keyboard present”. Pesan tersebut diartikan bahwa pada saat proses booting, komputer tidak mendeteksi adanya keyboard.
Solusi :
Matikan kembali komputer dan cek apakah kabel keyboard telah tertancap dengan benar ke CPU.
Jika perlu lepas dan tancapkan kembali kabel keyboard tersebut untuk meyakinkan bahwa koneksi sudah tepat.
Jika komputer dihidupkan kembali, dan pesan kesalahan masih muncul, kemungkinan pertama adalah keyboardnya yang rusak.
Coba dengan keyboard yang lain untuk memastikan bahwa keyboardnya yang rusak.
Jika dengan mengganti keyboard pesan kesalahan masih tetap muncul, berarti bukan keyboard yang rusak. Tetapi bisa saja port keyboard di motherbord yang rusak.
Masalah kedua terjadi pada tombol keyboard
Penyebab :
Kerusakan lain yang sering terjadi pada keyboard adalah tombol keyboard sering macet untuk ditekan, atau tombol keyboard tertekan terus. Hal itu mungkin disebabkan oleh debu yang sudah menumpuk di sela-sela tombol keyboard sehingga menyebabkan keyboard macet.
Solusi :
Untuk mengatasinya, perlu dilakukan pembersihan pada keyboard. Keyboard dapat dibersihkan dengan menyedot atau menyemprotnya dengan vacuum cleaner atau dapat memakai kuas. Dan juga dapat dibersihkan dengan menggunakan kain lap yang dibasahi dengan cairan pembersih atau alkohol. Ingat bahwa proses pembersihan harus dilakukan pada saat komputer mati dan keyboard dilepas dari portnya.
Mouse tidak terdeteksi oleh PC
Penyebab 1 :
Analisa pertama sehubungan dengan pesan tersebut adalah kabel mouse tidak terhubung dengan baik.
Solusi :
Untuk melakukan perbaikan prosedur yang dilakukan:
Matikan komputer. Cek apakah kabel mouse telah terpasang dengan benar. Jika perlu lepas dan pasangkan kembali mouse tersebut untuk meyakinkan koneksinya. Pada saat melepas dan memasang mouse komputer dalam keadaan mati agar tidak terjadi konsleting.
Setelah itu hidupkan kembali komputer. Apabila pesan kesalahan masih muncul, lakukan analisa selanjutnya.
Penyebab 2 :
Analisa kedua adalah kemungkinan rusaknya driver yang menghubungkan sistem dengan mouse.
Solusi :
Untuk itu perlu melakukan pendeteksian ulang driver secara otomatis dengan windows melalui device manager.
Langkah yang dilakukan :
Klik kanan My Computer pada desktop windows
Pilih properties>>Hardware>>Device Manager
Klik mouse tersebut dengan menggunakan keyboard dengan bantuan tombol Tab.
Hapus drive mouse yang lama dengan menggunakan tombol Remove.
Setelah itu restart ulang komputer.
Jika sambungan dan driver mouse sudah benar tetapi ternyata mouse tidak terdeteksi oleh windows, ada kemungkinan mouse rusak. Atau kemudian coba dengan mouse yang lain, apakah terjadi hal yang sama. Apabila masih tetap seperti itu, berarti port PS/2 nya yang rusak.
Mouse tidak dikenal oleh komputer. Pada saat proses booting, komputer memunculkan pesan bahwa windows tidak mendeteksi adanya mouse yang terhubung dengan komputer.
Penyebab :
Analisa pertama sehubungan dengan pesan tersebut adalah kabel mouse tidak terhubung dengan baik. Untuk melakukan perbaikan, prosedur yang dilakukan:
Matikan komputer.
Solusi :
Cek apakah kabel mouse telah terpasang dengan benar. Jika perlu
lepas dan pasangkan kembali mouse tersebut untuk meyakinkan koneksinya. Pada saat melepas dan memasang mouse komputer dalam keadaan mati agar tidak terjadi konsleting.Setelah itu hidupkan kembali komputer. Apabila pesan kesalahan masih muncul, lakukan analisa selanjutnya.
Analisa kedua adalah kemungkinan rusaknya driver yang menghubungkan sistem dengan mouse. Untuk itu perlu melakukan pendeteksian ulang driver secara otomatis dengan windows melalui device manager.
PC sering hang.
Penyebab :
1. Suhu processor terlalu panas.
2. PC terinfeksi virus
3. Kerusakan pada OS
4. Salah satu komponen tidak kompetibel dengan PC
5. Kerusakan pada memory
6. Kerusakan pada hardisk
Solusi :
1. Cek suhu processor bila panas ganti kipas pendinginnya.
2. Coba jalankan Program Norton Ulitilas, Antivirus
3. Coba lepas salah satu komponen PC yang dicurigai.
4. Cek memory apakah berfungsi dengan baik.
5. Cek hardisk dengan scandisk apakah ada bad sector.
6. Bila sudah dipastikan penyebabnya, komponen yang rusak harus
diperbaiki atau diganti.
Muncul Pesan CMOS Checksum Vailure / Batrey Low, diakibatkan
tegangan yang men-supply IC CMOS/BIOS tidak normal dikarenakan batrey lemah, sehingga settingan BIOS kembali ke Default-nya/setingan standar pabrik, dan konfigurasi Hardware harus di Set ulang.
Penyebab :
Baterai CMOS rusak.
Solusi :
Segera ganti baterai CMOSnya.
Pembacaan data menjadi lambat.
Penyebab :
Memory tidak cukup, harddisk penuh atau ada virus.
Solusi :
Tambah memory, kurangi isi harddisk, scan harddisk atau ganti
harddisk.
Komputer pada saat dipakai sering mati mendadak
Penyebab :
1. Cuk ke power listrik atau stavol longgar
2. Power supply tidak berfungsi baik
3. Suhu PC terlalu panas terutama processor
Solusi :
1. Periksa cuk listrik atau stavol sudah baik
2. Coba cek power supply apakah berfungsi dengan baik.
3. Perbaiki/ganti colling pan/kipas pendingin
4. Bila sudah dipastikan penyebabnya, komponen yang rusak harus
diperbaiki atau diganti.

Masalah Printer
Printer tidak dapat mencetak
Penyebab :
Pada saat proses percetakan akan dilakukan, printer dalam keadaan ON, dan kertas telah terpasang dengan baik tetapi printer tidak mau bergerak dan proses percetakan dinyatakan gagal.
Solusi :
Pengetesan printer dengan menggunakan print test page pada driver printer.
Untuk melakukan hal tersebut dapat melalui Start>>Setting>>Printers. Kemudian klik kanan pada printer yang digunakan lalu pilih Properties. Kemudian akan muncul gambar 19 di bawah ini :
Dalam tab General, klik tombol Print Test Page.
Jika setelah tombol ditekan, printer bisa mencetak berarti tidak ada masalah pada printer.
Jika tidak, berarti ada masalah pada printernya atau pada koneksi port printernya. Cobalah pada komputer lain, jika proses pencetakan berhasil dilakukan berarti kerusakan bukan pada printernya tetapi pada port printer tersebut.
Jika proses pencetakan gagal berarti ada masalah pada printernya. Untuk mengatasinya coba cek kembali printer mulai dari cartridge sampai koneksi kabel-kabelnya.
Masalah yang adalah hasil pencetakan tidak bagus.
Penyebab :
Tinta sudah habis, ataupun cartridge-nya memang kotor.
Solusi :
Untuk memastikannya, lepas cartridge dengan hati-hati untuk mengecek apakah tinta sudah habis atau belum. Setelah itu lakukan pembersihan pada mat head nya dengan menggunakan cairan pembersih tinta. Caranya dengan membasahi tisu pembersih dengan cairan pembersih tersebut, dan letakkan mat head catridge pada tisu tersebut. Dalam melakukan hal tersebut, dibutuhkan kehati-hatian yang sangat tinggi, karena jika tidak akan bisa berakibat fatal yaitu rusaknya cartridge.

Ada beberapa kerusakan yang kemungkinan terjadi pada peripheral yaitu :
1. Pointer mouse yang sering meloncat-loncat
Masalah lain yang sering muncul adalah pointer mouse yang meloncat-loncat secara acak sehingga pemakai kesulitan untuk menggunakan mouse secara tepat dan presisi.
Penyebab :
Pada kondisi ini, kemungkinan yang paling besar disebabkan karena kotornya komponen bola mouse. Karena komponen bola tersebut banyak bersentuhan dengan mouse pad yang tidak selalu bersih.
Solusi :
Buka penutup bola mouse di bagian bawah dengan memutarnya 900 derajat.
Keluarkan bolanya dan bersihkan dengan air hangat atau alkohol serta sikat dengan kuas, lalu keringkan.
Di bagian dalam mouse dapat diamati adanya tiga buah roda. Dua lebar dan satu yang kecil. Kotoran yang menempel pada komponen tersebut perlu dibersihkan. Demikian juga dengan kotoran yang menempel pada gerigi dan bantalan bola. Lakukan pembersihan dengan hati-hati sehingga tidak merusak komponen-komponen di dalamnya.
2. Fan pendingin mati
Penyebab :
Masalah yang timbul komputer akan cepat panas, sering hang, reboot dengan sendirinya dikarenakan fan pendingan mati.
Solusi :
Memeriksa fan yang terdapat dalam casing komputer apakah kabel power sudah terpasang dengan baik.
Bersihkan kotoran-kotoran yang ada didalamnya.
Lepas penutup poros fan, serta diberi sedikit pelumas supaya gerakan fan tidak ada hambatan.
Jika sambungan kabel power sudah benar dan fan sudah bersih dari kotoran tetapi masih tetap mati, kemungkinan besar fan rusak.
3. Bunyi fan yang berisik
Penyebab :
Masalah yang lain adalah fan terlalu berisik. Ketika komputer sedang digunakan, suaranya terdengar sangat berisik sehingga sering mengganggu konsentrasi terhadap pekerjaan.
Solusi :
Matikan komputer dan buka casing komputer lalu hidupkan komputer dalam keadaan casing terbuka.
Cek apakah mungkin ada kabel yang menyangkut pada fan.
Jika ada kabel yang menyangkut pada fan, rapikanlah agar tidak mengenai fan.
4. Monitor tidak mau menyala.
Penyebab :
Pada saat proses booting komputer, tombol power yang terdapat pada monitor sudah ditekan tetapi monitor tetap gelap dan tidak mau menyala.
Solusi :
Pastikan bahwa tombol power dalam keadaan ON.
Jika lampu indikator tidak menyala, lihat kabel power baik pada monitor maupun yang ke arah outlet listrik. Pastikan bahwa pemasangan sudah benar.
Apabila tetap tidak menyala, gantilah dengan kabel power lain.
Jika lampu indikator pada monitor hidup dan berwarna orange atau berkedip-kedip, cek kabel video yang menghubungkan monitor dengan CPU apakah sudah terpasang dengan baik dan benar. Pastikan sudah terpasang dengan benar.
Apabila dengan pengecekan di atas masalah ini tetap tidak teratasi berarti ada problem pada sinyal video board adapter CRT.
5. Monitor menjadi gelap saat loading windows
Penyebab :
Masalah lain yang bisa timbul adalah monitor menjadi gelap saat loading windows. Kemungkinan besar disebabkan karena setup driver untuk monitor tidak tepat. Yang sering terjadi adalah karena dalam keadaan ON screen display setting, setting frekuensi terlalu tinggi.
Solusi :
Lakukan booting windows dalam keadaan safe mode dengan cara menekan F8 saat komputer loading windows.
Lakukan instalasi ulang driver VGA Card. Setelah itu pilih jenis monitor yang cocok yang akan menentukan frekuensi maksimal yang akan ditampilkan oleh windows.
6. Ukuran tampilan tidak sesuai dengan keinginan
Penyebab :
Masalah lain yang bisa terjadi pada monitor adalah ukuran tampilan tidak sesuai dengan keinginan. Terdapat font, ikon, menu dan semua tampilan pada monitor yang terlalu besar atau malah terlalu kecil. Hal tersebut di atas berhubungan dengan resolusi monitor yang mungkin terlalu tinggi ataupun terlalu rendah sesuai dengan selera pengguna. Untuk mengubahnya, bisa melalui display properties.
Solusi :
Lakukan klik kanan di sembarang tempat di desktop. Kemudian akan muncul beberapa menu dan pilihlah Properties. Maka akan muncul kotak dialog properties.Kemudian pilihlah tab Settings. Ubahlah resolusi sesuai dengan keinginan dengan memperbesar ataupun memperkecil nilai yang ada di kotak Screen Area, kemudian klik OK. Dalam mengeset resolusi, yang harus diperhatikan adalah kompatibilitas resolusi yang didukung oleh VGA Card dan monitor yang dimiliki. Pemilihan resolusi yang didukung oleh kartu VGA namun tidak didukung oleh monitor yang dimiliki akan menyebabkan monitor tidak menampilkan gambar dengan sempurna.
7. Tampilan pada monitor tampak buram.
Penyebab :
Masalah lain adalah tampilan pada monitor tampak buram dan kontras warna tidak bisa diatur secara maksimal. Hal itu cukup mengganggu meskipun secara umum komputer bekerja dengan baik dan tidak banyak gangguan.
Permasalahan ini sering terjadi pada monitor yang berusia lebih dari tiga tahun.
Solusi :
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, karena berhubungan dengan komponen-komponen elektronika di dalam monitor maka akan lebih baik jika harus berkonsultasi langsung dengan ahlinya. Untuk itu perlu dilakukan analisa sebab musabab dari permasalahan tersebut.
Monitor dalam pemakaian lama akan mengalami pergeseran warna alami menjadi kebiru-biruan, kemerahan, kekuning-kuningan, atau kehijau-hijauan.
Apabila pada setelan nomer muncul warna-warna tidak alami kemungkinan besar sumber masalahnya adalah pada sirkuit driver video yang berada di dalam monitor. Sirkuit driver ini memiliki tiga jalur warna utama yaitu merah, biru, dan hijau. Untuk mengetesnya lakukan dengan menggunakan osciloscope.Gambar dilayar tampak kuyu dengan kontras warna yang tidak bisa diatur secara maksimal. Masalahnya disebabkan oleh fosfor pada tabung katoda, yang berfungsi untuk memancarkan pendaran warna hasil tembakan sinar elektron yang berenergi tinggi. Untuk mengatasinya hal tersebut dapat dilakukan hanya dengan mengganti tabung katoda monitor.
Apabila warna monitor yang berganti sendiri ketika monitor dinyalakan dalam jangka waktu lama, besar kemungkinan diakibatkan pada sirkuit video amplifier. Untuk memperbaikinya harus membuka casing-nya, lalu mengencangkan sambungan antara board video amplifier dengan board raster.
8. Monitor seperti berkedip saat digunakan
Penyebab :
Pada saat komputer sedang aktif digunakan, monitor sering berkedip. Kemungkinan yang pertama adalah disebabkan karena frekuensi gambar pada layar terlalu rendah.Hal tersebut bisa saja terjadi karena ada masalah dengan setting refresh rate pada komputer. Refresh rate merupakan kemampuan maksimal yang dilakukan monitor untuk menampilkan frame dalam satu detik.
Solusi :
Pengaturan refresh rate yang tepat akan memberikan kenyamanan pada mata yang menggunakannya. Monitor yang memiliki refresh rate kecil akan membuat monitor seperti bergerak dan tidak stabil.
Untuk mengatur refresh rate, gunakan menu Display Porperties seperti pada gambar di atas. Pada tab Setting, klik button Advanced lalu akan muncul seperti gambar 17 di bawah ini. Dan pilih tab Monitor. Pada tab tersebut akan ditampilkan pilihan refresh rate yang diinginkan. Cobalah beberapa refresh rate tersebut untuk mendapatkan pilihan yang terbaik bagi monitor.
9. Bercak kebiru-biruan pada sudut monitor.
Penyebab :
Masalah ini sering disebabkan karena adanya medan magnet yang dihasilkan dari beberapa piranti elektronik tersebut.
Solusi :
Untuk menghilangkan cobalah untuk memakai fitur degaussing yang ada pada menu kontrol monitor. Atau dengan menggunakan magnet yang didekatkan di sudut-sudut monitor supaya warna kembali normal.
Solusi :
Untuk mencegah terjadinya paper jam, dapat dilakukan dengan membatasi tebal tumpukan kertas sesuai dengan kapasitas yang didukung oleh printer. Sebelum dipasang pada paper try, ada baiknya kertas dikibas-kibaskan terlebih dahulu agar kertas tidak saling menempel. Dan hindarkan dari debu dan sering dibersihkan. Jika paper jam sudah terjadi pada printer, maka yang harus dilakukan adalah menekan tuas yang tersedia untuk menetralkan roller yang menjepit kertas, kemudian secara perlahan tarik kertas yang menyangkut pada printer. Selanjutnya kembalikan tuas tersebut ke posisi semula. Untuk menemukan tuas tersebut lihatlah pada buku manual printer.
10.Kerusakan deteksi slot memory DDR pada motherboard merk ASUS
Penyebab :
Kerusakan ini lebih sering disebabkan oleh 2 mosfet yang ada tepat dibawah slot SDRAM.
Solusi :
Mosfet tersebut biasanya bertuliskan kode angka 9915 atau AP9915. Coba anda lepas dengan menggunakan blower kemudian ukurlah dengan multimeter.
11.Motherboard jenis Asus tidak mendeteksi processor.
Penyebab :
Penyakit ini disebabkan baik oleh 4 mosfet yang ada bagian regulator, atau bahkan ic regulator itu sendiri, biasanya bertuliskan RT9241.
Solusi :
Cara perbaikannya sama seperti anda mengukur mosfet memory.
12.Drive mati tidak berputar dan LED tidak menyala :
Penyebab :
Drive atau kontroller tidak dikonfigurasi secara tepat dalam BIOS Setup, penyebab lain adalah :
a. Suplai power atau kabel power yang buruk
b. Kabel data yang buruk
c. Drive rusak
d. Kontroler rusak
Solusi :
a. Ukurlah power pada kabel dengan voltmeter, dan pastikanlah power 12V dan 5V ke drive.
b. Gantilah kabel dan diuji ulang
c. Gantilah drive dan uji ulang
d. Gantilah kontroler dan uji ulang. Jika kontroler built-in pada motherboard, disable kontroler tersebut melalui BIOS Stup, instal kontroler card-based, dan uji ulang atau gantilah seluruh motherboard dan uji ulang.
13.Gagal membaca CD
Solusi :
a. Periksalah adanya goresan pada permukaan CD
b. Periksalah drive apakah terdapat debu dan kotoran; gunakan CD pembersih.
c. Pastikanlah apakah drive tersebut muncul sebagai alat yang dapat bekerja dalam System Properties.
d. Cobalah CD yang diyakini dapat digunakan.
e. Restart komputer (penyembuh magis untuk semua hal)
f. Hapus drive dari Device Manager dalam Windows 9x, ijinkan sistem mendeteksi ulang drive tersebut, dan kemudian instal ulang dariver.
14.Gagal membaca CD-R, CD-RW Discs pada CD-ROM atau Drive DVD
Solusi :
a. Periksa kompatibilitas; beberap drive CD-ROM 1x yang sangat tua tida dapat membaca media CD-R. Gantilah drive tersebut dengan model yang lebih baru, lebih cepat, dan lebih murah.
b. Banyak drive DVD model awal tidak dapat membaca media CD-R dan CD-RW; periksa kekompatibilitasnya.
c. Drive CD-ROM harus MultiRed compatible untuk dapat membaca CD-RW karena pemantulan media yang lebih rendah; gantilah drive tersebut.
d. Jika beberapa CD-R dapat dibaca tetapi yang lain tidak, periksalah kombinasi warna media untuk melihat apakah kombinasi warna dapat bekerja lebih baik dari yang lain; gunakan merek media yang lain.
15. Harddisk terdeteksi di bios tetapi tidak bisa digunakan.
Penyebab :
Firmware dari harddisk tersebut bermasalah.
Solusi :
Untuk gejala ini banyak terjadi pada harddisk merk Maxtor dengan seri
nama-nama Dewa. Untuk memperbaikinya anda bisa download program Firmware dari website merk harddisk tersebut.
16. Monitor menjadi gelap saat loading windows
Penyebab :
Masalah lain yang bisa timbul adalah monitor menjadi gelap saat
loading windows. Kemungkinan besar disebabkan karena setup driver
untuk monitor tidak tepat. Yang sering terjadi adalah karena dalam
keadaan ON screen display setting, setting frekuensi terlalu tinggi.
Solusi :
•Lakukan booting windows dalam keadaan safe mode dengan cara
menekan F8 saat komputer loading windows.
•Lakukan instalasi ulang driver VGA Card. Setelah itu pilih jenis
monitor yang cocok yang akan menentukan frekuensi maksimal
yang akan ditampilkan oleh windows.
17.Harddisk tidak terdeteksi di bios dan tidak bisa digunakan.
Penyebab :
Kerusakan aliran arus listrik pada harddisk.
IC pada motherboard harddisk rusak.
Solusi :
- Mengecek arus listrik yg mengalir ke harddisk
- Mengganti IC pada mainboard Harddisk
- Buka Penutup Cover harddisk dan cek posisi Head harddisk
- Cara yg extreme harddisk yg rusak bisa dikanibal dengan harddisk yang
lain dengan kerusakan berbeda, bisa dengan cara mengganti
motherboardnya atau mengambil IC nya.
18.Muncul pesan“ No System Disk / Invalid System Disk pada monitor.
Penyebab :
1. Ada disket terpasang pada drive A
2. Hardisk tidak dapat berfungsi
3. Belum ada OS
4. Kerusakan pada OS
Solusi :
1. Cek apakah ada disket terpasang pada floppy, jika ada dikeluarkan
kemudian enter.
2. Cek apakah kabel power/data hardisk sudah terpasang dengan baik
3. Cek apakah ada kerusakan hardisk dengan cara detection hardisk pada
BIOS, scandisk pada program starupdisk
4. Bila sudah dipastikan penyebabnya, komponen yang rusak harus diperbaiki
atau diganti termasuk instal ulang OS.
19. Cd Rom/Cdrw/Dvd Rom/Floppy disk tidak dapat berfungsi
Penyebab :
1. Cd Rom/Cdrw/Dvd Rom/ Floppy dis belum terinstalasi dengan baik.
2. Driver Cd Rom/Cdrw/ Dvd Rom belum terinstalasi dengan benar
3. CD atau disket yang dipakai rusak
4. Sistem operasi tidak dapat bekerja optimal
5. PC terinfeksi virus
6. Cd Rom/Cdrw/Dvd Rom/ Floppy disk mengalami kerusakan
Solusi :
1. Cek kembali dengan teliti komponen penyebab kerusakan seperti
pada kolom kemungkinan kerusakan.
2. Jalankan program anti virus (scan virus)
3. Bila sudah dipastikan foktor penyebabnya lakukan penggantian atau
tindakan perbaikan pada bagian yang bermasalah.
20. Harddisk PC tidak jalan dan tidak dapat masuk ke bios.
Penyebab :
Salah mengupdate bios.
Solusi :
Biasanya Update tidak dapat dibatalkan, hanya jenis Motherboard
tertentu yang memiliki backup BIOS pada Chip-nya, Disitu tersimpan jenis asli BIOS yang tidak dapat dihapus, untuk dapat merestore-nya anda tinggal memindahkan Posisi Jumper khusus yang biasanya sudah ada petunjuk di buku manualnya. Kemudian hidupka PC dan tunggu 10 detik, BIOS yang asli telah di Restore, kembalikan Posisi Jumper pada posisi semula, dan PC siap dijalankan kembali. Jika Motherboard tidak memiliki pasilitas tersebut,Chip BIOS harus dikirim ke Produsen, Jenis BIOS dapat anda lihat di buku manualnya.Berhati-hati dalam pemasangannya jangan sampai kaki IC BIOS patah atau terbalik Posisinya.
21. Komputer sering tampil blue screen.
Penyebab :
Sistem windows ada yang rusak.
Solusi :
Tergantung dari pesan yang ditampilkan, bisa harddisk yang rusak, bisa
memory atau komponen yang lainnya.
22. Floppy disk failure.
Penyebab :
I/O rusak, floppy rusak, kabel floppy putus, tegangan power supply tidak
mendukung.
Solusi :
Ganti I/O, periksa floppy, periksa kabel floppy, periksa tegangan power
supply ke floppy.
23. Suara bip panjang berkali-kali
Penyebab :
Memori rusak, memori tidak cocok, memori tidak masuk slot dengan
sempurna.
Solusi :
Periksa kedudukan memori, ganti memori, periksa kembali kedudukan
memori.
24. Tidak bisa booting.
Penyebab :
Cache memory rusak, memori tidak cocok, boot sector pada harddisk
rusak, ada bad sector pada trek awal harddisk.
Solusi :
disable eksternal cache memory di BIOS, ganti memori, masukkan
operating system baru, partisi harddisk.
25. I/O disk error.
Penyebab :
sistem di harddisk rusak.
Solusi :
perbaiki harddisk.
26. Suara bip bagus tetapi tidak ada tampilan / bip dua kali
Penyebab :
VGA card rusak, slot VGA tidak terpasang sempurna.
Solusi :
Ganti VGA card, periksa kedudukan VGA.
27. CMOS failure.
Penyebab :
Baterai habis, setting BIOS berubah.
Solusi :
Ganti baterai CMOS, setting kembali BIOS.
28. Komputer tidak bisa menyala atau sering disebut dengan istilah
“motherboard blank” saat tombol ON pada casing sudah ditekan tanpa mengeluarkan suara apapun.

Penyebab :
Power supply yang rusak atau kabel power supply pada motherboard
diletakkan secara tidak tepat atau longgar
1. BIOS rusak
2. Kesalahan CPU clock akibat overclock pada computer
3. Prosesor yang dipasang sudah rusak atau tidak cocok dengan soket
motherboard yang dipakai
4. Kipas pada prosesor mati
5. Kerusakan pada chipset yang ada di motherboard
Solusi :
Periksa satu per satu penyebab kerusakan di atas, jika sudah ditemukan
perbaiki komponen atau ganti dengan yang baru.
29. Setelah dihidupkan, tidak ada tampilan di monitor, lampu indikator (led)
di panel depan menyala, lampu indikator (led) monitor berkedip-kedip, kipas power supply dan kipas procesor berputar, tidak ada suara beep di speaker.

Penyebab :
Ada komponen yang rusak pada motherboard.
Solusi :
Langkah pertama lepas semua kabel power yang terhubung ke listrik,
kabel data ke monitor, kabel keyboad/mouse, dan semua kabel yang terhubung ke CPU, kemudian lepas semua sekrup penutup cashing. Dalam keadaan casing terbuka silahkan anda lepaskan juga komponen-komponen lainnya, yaitu kabel tegangan dari power supply yang terhubung ke Motherboard, harddisk, floppy, hati-hati dalam pengerjaannya jangan terburu-buru. Begitu juga dengan Card yang menempel pada Mboard (VGA, Sound atau Card lainnya). Sekarang yang menempel pada cashing hanya MotherBoard saja. Silahkan anda periksa Motherboadnya dengan teliti, lihat Chip (IC), Elko, Transistor dan yang lainnya apakah ada yang terbakar. Jika tidak ada tanda-tanda komponen yang terbakar kemungkinan Motherboard masih bagus, tapi ada kalanya Mother board tidak jalan karena kerusakan pada program yang terdapat di BIOS.
30. Pada saat dihidupkan ada bunyi tit.........tit (panjang) tanpa ada tampilan
di layar monitor

Penyebab :
Memory tidak berfungsi
Solusi :
1. perbaiki atau pindahkan pasangan memory pada slot memory di
motherboard.
2. Kalau tidak bisa cara (1), memory harus diganti kemudian hidupkan
kembali PC
31. Harddisk bad sector.
Penyebab :
Adanya cluster harddisk yang rusak.
Solusi :
Untuk penangan awal bisa gunakan perintah FORMAT C:/C (sesuaikan
dengan drive yg akan diformat). /C digunakan untuk mebersihkan cluster yg rusak. Langkah kedua jika belum berhasil bisa gunakan program Disk Manager dari masing-masing pabrik pembuat Harddisk. Jika belum berhasil juga anda bisa gunakan software HDDREG , silahkan download di internet programnya. Jika belum berhasil coba cara Low Level Format atau Zero
File. Jika masih belum bisa, anda bisa lakukan pemotongan sector harddisk yg rusak, dengan cara membaginya dan tidal menggunakan sector yang rusak.
32. Harddisk kehilangan partisi dan data.
Penyebab :
Virus atau kesalahan menggunakkan program utility.
Solusi :
Ada yang perlu diperhatikan dalam mengembalikan Partisi harddisk
yang hilang, yaitu kapasitas harddisk dan Jenis File Systemnya. Partisi dengan File System FAT lebih mudah dikembalikan dibanding NTFS atau File System Linux.
- Cek terlebih dahulu partisi harddisk dengan menggunakan FDISK atau Disk Manager
- Untuk mengembalikannya bisa gunakan software seperti Acronis Disk Director, Handy
Recovery, Stellar Phoniex dll.
33. Tombol keyboard sering macet untuk ditekan, atau tombol keyboard tertekan terus.
Penyebab :
Hal itu mungkin disebabkan oleh debu yang sudah menumpuk di sela-sela tombol keyboard sehingga menyebabkan keyboard macet.
Solusi :
Perlu dilakukan pembersihan pada keyboard.
Keyboard dapat dibersihkan dengan menyedot atau menyemprotnya dengan vacuum cleaner ataudapat memakai kuas. Dan juga dapat dibersihkan dengan menggunakan kain lap yang dibasahi dengan cairan pembersih atau alkohol. Ingat bahwa proses pembersihan harus dilakukan pada saat komputer mati dan keyboard dilepas dari portnya.
34. Anda menekan tombol power untuk mengaktifkan PC Anda, namun PC tidak menunjukkan tandatanda kehidupan.
Penyebab :
Jika hal ini terjadi pada PC Anda, ada beberapa kemungkinan yang harus diperiksa satu per satu secara bertahap.
Solusi :
Langkah 1: Periksa semua jaringan listrik, dari outlet AC sampai ke PSU (power supply unit) PC Anda. Apakah sudah terpasang dengan sempurna. Mulai dari memastikan switch PSU dalam posisi ON, ataupun sekiranya Anda menggunakan UPS (uniterruptable power supply) dan/atau stabilizer AVR (automated voltage regulator). Pastikan semua dalam posisi ON dan dalam keadaan berfungsi dengan baik.
Langkah 2: Jika hal tersebut bukan penyebabnya, maka kemungkinan berikutnya baru pada PC Anda. Pastikan semua kabel (terutama kabel power) dan komponen terpasang dengan baik. Caranya dengan mebuka casing, kemudian menekan-nekan kembali komponen dan konektor kabel yang ada. Adakalanya hal ini disebabkan karena konektor yang tidak terhubung dengan sempurna. Perhatikan juga ATX 12V, yang dapat ditemukan pada kebanyakan motherboard empat tahun belakangan ini. Motherboard tidak akan beraksi, tanpa catuan daya dari konektor ini.
35. PC bereaksi. Terdengar bunyi putaran kipas, dan tanda-tanda kehidupan lain dari harddisk, drive optik dan lain-lain. Namun, monitor tetap gelap.
Solusi :
Untuk masalah ini, sebaiknya mengandalkan tanda yang diberikan POST BIOS. Pastikan speaker casing terpasang baik, sehingga Anda dapat mendengarkan POST berupa kombinasi bunyi beep yang pasti tersedia pada kebanyakan motherboard. Atau pada beberapa motherboard keluaran terbaru, juga tersedia buzzer yang terintegrasi pada motherboard. Lebih mudah lagi jika motherboard disertai display BIOS POST code berupa dua seven segment LED, yang akan menampilkan kode hexagesimal. Sekiranya Anda tidak tahu arti dari kode tersebut (baik suara ataupun cahaya) atau bahkan kehilangan buku manual, sekali lagi tidak perlu panik. Anda dapat coba membuka situs Bios Central (http://www.bioscentral.com).
0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda
Langganan: Komentar (Atom)

Menu

  • ▼  2010 (18)
    • ▼  Agustus (1)
      • Terapi untuk mengatasi Komputer yang nge-HANK
    • ►  Juli (3)
      • Komputer tak mau booting
      • Cara Service Epson C90, T11, T20 Bunyi Keras
      • Cara Merawat Laptop yang Baik
    • ►  Juni (14)
      • Mengenali Blue Screen pada Laptop atau Pc Anda
      • Performa processor berdasarkan jumlah CORE dan mit...
      • Mengembalikan Data yang hilang dengan RECOVERY
      • Driver Download
      • Download Software
      • Komputer Mati Sendiri
      • Masalah Kerusakan Pada Komputer

Sponsored

  • banners
  • banners
  • banners
  • banners

Anda Pengunjung Ke

unique styles
DSL Service

My FaceBook The Magic Komputer

Adam Smith | Buat Lencana Anda

Archives

  • ▼  2010 (18)
    • ▼  Agustus (1)
      • Terapi untuk mengatasi Komputer yang nge-HANK
    • ►  Juli (3)
      • Komputer tak mau booting
      • Cara Service Epson C90, T11, T20 Bunyi Keras
      • Cara Merawat Laptop yang Baik
    • ►  Juni (14)
      • Mengenali Blue Screen pada Laptop atau Pc Anda
      • Performa processor berdasarkan jumlah CORE dan mit...
      • Mengembalikan Data yang hilang dengan RECOVERY
      • Driver Download
      • Download Software
      • Komputer Mati Sendiri
      • Masalah Kerusakan Pada Komputer

Pages

  • Beranda

Chat


ShoutMix chat widget
Diberdayakan oleh Blogger.

Adam Smith

Visitor

free counters

Followers

 

© 2010 My Web Blog
designed by DT Website Templates | Bloggerized by Agus Ramadhani | Zoomtemplate.com